Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Allah Swt berfirman : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat." (Q.S. Al-Mujadalah : 11). Rasulullah Saw bersabda : "Barang siapa yang menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmu, barang siapa yang ingin selamat dan berbahagia di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmu dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Kajian Huruf Hijaiyah

Para sufi juga biasa dan merutinkan melaksanakan amal ibadah sebagai tambahan di luar dzikir-dzikir sebagaimana yang telah mereka susun secara bertingkat seperti yang ada pada tata cara dzikir lathaif berikut lampiran kajian ilmu dzikir lainnya, huruf hijaiyah ini juga tak luput dari perhatian mereka untuk di bahas dan di amalkan dengan faidah yang banyak sekali, yang utama faidahnya adalah tak lain dan tak bukan hanya untuk sebagai sarana lebih mendekatkan diri pada Allah.


Mereka merawat kesehatan dengan cara tetap dari isi Al-Qur’an yang di ketahui dan di pahami untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari penyakit jasmani sampai penyakit rohani mereka bertungkus lumus dalam memberantasnya, guna kemudahan untuk mengabdi pada perintah Allah. Allah berfirman,“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Yunus : 57).

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Isra’ : 82).

“Katakanlah : “(Al-Qur’an) itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Fushshilat : 44).

“Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah di sebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (Q.S. Al-Hasyr : 21).

Dari Syifa’ bintu Abdullah : “Dahulu dia meruqyah di masa jahiliyyah, tapi setelah kedatangan Islam, maka dia berkata : ‘Aku tidak meruqyah hingga aku meminta izin kepada Rasulullah.” Lalu dia pun pergi menemui dan meminta izin kepada beliau. Rasulullah bersabda kepadanya : “Silahkan engkau meruqyah selama tidak mengandung perbuatan syirik.” (H.R. Al-Hakim dan Ibnu Hibban).

Rasulullah bersabda,"Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka dia mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan di lipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf." (H.R. At-Tirmidzi). 

Selanjutnya kajian mendalam pada huruf hijaiyah yang merupakan huruf Al-Qur’an yang sarat makna dan takwilnya, berikut secara ringkas tentang kajian huruf hijaiyah untuk di terapkan dalam pengamalan sehari-hari sebagai ibadah tambahan guna mendaki jalan menuju Allah.

Dua ayat dalam Al-Qur'an yang menghimpunkan Huruf Hijaiyah

Maksudnya adalah dalam ayat-ayat di Al-Qur’an, maka dua ayat ini semua huruf hijaiyah termasuk pada lafadznya, yaitu pada :

1. Surah Al-Fath Ayat 29.

“Muhammadun rasuulullahi waal-ladziina ma'ahuu asyiddaa-u 'alal kuffaari ruhamaa-u bainahum taraahum rukka'an sujjadan yabtaghuuna fadhlaa minallahi wa ridhwaanan siimaahum fii wujuuhihim min atsarissujuudi dzaalika matsaluhum fiittauraati wa matsaluhum fii-injiili kazar'in akhraja syathahu faaazarahu faastaghlazha faastawa 'alaa suuqihi yu'jibuzzurraa'a liyaghiizha bihimul kuffaara wa 'adallahul-ladziina aamanuu wa 'amiluush-shaalihaati minhum maghfiratan wa ajran 'azhiimaa(n).”Artinya : "Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud

Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya, tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih di antara mereka ampunan dan pahala yang besar." (Q.S. Al-Fath : 29). 

Maksudnya : pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.

2. Surah Ali Imran Ayat 154

"Tsumma anzala ‘alaykum min ba’di alghammi amanatan nu’aasan yaghsyaa thaa-ifatan minkum wathaa-ifatun qad ahammat-hum anfusuhum yazhunnuuna biallaahi ghayra alhaqqi zhanna aljaahiliyyati yaquuluuna hal lanaa mina al-amri min syay-in qul inna al-amra kullahu lillaahi yukhfuuna fii anfusihim maa laa yubduuna laka yaquuluuna law kaana lanaa mina al-amri syay-un maa qutilnaa haahunaa qul law kuntum fii buyuutikum labaraza alladziina kutiba ‘alayhimu alqatlu ilaa madaaji’ihim waliyabtaliya allaahu maa fii shuduurikum waliyumahhisha maa fii quluubikum waallaahu ‘aliimun bidzaati alshshuduuri."
(Q.S. Ali Imran : 154).
Artinya : “Kemudian setelah kamu berduka cita Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah di cemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?" Katakanlah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah." Mereka menyembunyikan dalam hati mereka, apa yang tidak mereka terangkan kepadamu, mereka berkata: “Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan di bunuh (di kalahkan) di sini" Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah di takdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah berbuat demikian untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.” (Q.S. Ali Imran : 154).

Penjabaran Huruf Hijaiyah

Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib As : Seorang Yahudi mendatangi Rasulullah. Pada saat itu Ali bin Abi Thalib bersama Rasulullah. Yahudi itu berkata kepada Rasulullah : “Apa faidah dari huruf hijaiyah?” Rasulullah lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib,“Jawablah.” Lalu Rasulullah mendo’akan Ali,“Yaa Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu.” Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama-nama Allah.” Kemudian Ali berkata :

1. Alif, artinya Tidak ada Tuhan selain Allah dan Dia yang Maha Hidup dan Kokoh;
2. Ba, artinya Tetap ada setelah semua ciptaa-Nya musnah;
3. Ta, artinya yang Maha Menerima Taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya;
4. Tsa, artinya yang Maha Mengokohkan semua makhluk;
5. Jim, artiya adalah luhur, merupakan pujian terhadap-Nya serta suci seluruh Asma-Nya;
6. Ha, artiya Al-Haq, Maha Hidup dan Maha Penyayang;
7. Kha, artinya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya;
8. Dal, artinya Maha Pemberi balasan pada hari kiamat;
9. Dzal, artinya Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan;
10. Ra, artinya Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya;
11. Zay, artinya sebagai hiasan bagi penghambaan terhadap-Nya;
12. Sin, artinya Maha Mendengar dan Maha Melihat uga yang di syukuri oleh hamba-Nya;
13. Shad, artinya yang Maha Benar dalam setiap janji-Nya;
14. Dhad, artinya yang Maha Memberikan madharat dan manfaat;
15. Tha, artinya Yang Maha Suci dan Maha Mensucikan;
16. Dzha, artinya Yang Maha Tampak dan Maha Menampakan seluruh tanda-tanda;
17. Ayn, artinya Maha Mengetahui hamba-hamba-Nya;
18. Ghayn, artinya tempat untuk mengharap dan para pengharap dari semua ciptaan-Nya;
19. Fa, artinya yang Maha Menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan;
20. Qaf, artinya yag Maha Kuasa atas segala makhluk-Nya;
21. Kaf, artinya yang Maha Mencukupkan dan Dia tidak beranak dan tidak di peranakkan;
22. Lam, artinya yang Maha Lembut terhadap hamba-nya;
23. Mim, artinya Maha Pemilik semua kerajaan;
24. Nun, artinya cahaya bagi segalaya dan yang bersumber pada cahaya arasynya;
25. Waw, artinya Ahad, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan tidak beranak serta di peranakkan;
26. Ha, artinya yag Maha Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya;
27. Lam alif, artinya Tidak Ada Tuhan Selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu bagi-Nya, dan
28. Ya, artinya Tangan kekuasaan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya.

Rasulullah lalu berkata,“Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari semua makhluk-Nya.” Setelah mendengar penjelasan itu, maka yahudi itu masuk Islam. Alhamdulillah.
Dari Ibrahim bin Khuttab, dari Ahmad bin Khalid, dari Salamah bin Al-Fadl, dari Abdullah bin Najiyah, dari Ahmad bin Badil Al-Ayyamy, dari Amr bin Hamid hakim kota Ad-Dainur, dari Farat bin As-Saib dari Maimun bin Mahran, dari Ibnu Abbas dan sanadnya Rasulullah, ia berkata,“Segala sesuatu ada penjelasan (tafsir)nya yang di ketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak di ketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya.”

Kandungan empat unsur dalam huruf hijaiyah pada insan, yaitu :

1. Unsur Api : alif, haa’, tha’, shad, mim, fa’, syin;
2. Unsur Udara : ba’, wawu, ya’, nun, shat, ta’, dha’;
3. Unsur Air : jim, za’, kaf, sin, qaf, tsa’, zha’, dan
4. Unsur Tanah : ha’, lam, ‘ain, ra’, kha’, ghain.

Penjabaran sifat-sifat pada Huruf Hijaiyah

1. Alif, (Ismullah Nama Allah), sebagai simbol Allah yang Maha Esa;
2. Ba, (Al-Baqi Maha Kekal), sebagai ciptaan Allah;
3. Ta, (Al-Tawwab Maha Penerima Taubat) dari hamba-hamba-Nya;
4. Tsa, (Al-Tsabit Maha Menetapkan), keimanan dan adanya segenap makhluk;
5. Jim, (Jalla Tsanauhu Maha Tinggi Pujian-Nya) adalah sunnatullah yang tercipta;
6. Ha, (Al-Haq, Al-Hayyu, Al-Halim Maha Benar, Maha Hidup, Maha Bijak) adalah pelaksanaan sunnatullah yang di cipta;
7. Kha, (Al-Kabir Maha Tahu) atas sunnatullah yang di berikan kuasa kepada ciptaan;
8. Dal, (Dayyanu Yaumi Al-Din (Maha Kuasa di Hari Pembalasan) merupakan kesempurnaan ciptaan alam semesta;
9. Dzal, (Dzul alali Wal Ikram Pemilik Keagunga da Kemuliaan) suatu nisbah huruf Dal pada diri manusia;
10. Ra, (Al-Rauf Maha Penyayang) sebagai rahmat dari sifat Allah;
11. Zai, (Zainul Ma’budin Kebaggaan Para Hamba) merupakan fitrah manusia ketika awal penciptaan;
12. Sin, Al-Sami Al-Bashir Maha Mendengar Maha Melihat) manusia mampu memakmurkan bumi ini bersumber dari sifat ba, selanjutnya bentuk sin, melalui berusaha da ikhtiar manusia itu sendiri;
13. Shad, (Al-Shadiq Maha Jujur) dunia yang telah di pergunakan manusia namun wajib tunduk patuh pada Tuhan;
14. Dhad, (AlDhar Wa Al-Nafi Maha Menangkal Bahaya dan Mendatangkan Manfaat) merupakan amanat manusia sebagai chalifah di muka bumi;
15. Tha, (Al-Thahir Wal Al-Muthahir Maha Suci Lagi Menyucikan) Allah memerintahkan memimpin umat manusia supaya bertaqwa kepada-Nya;
16. Zha, (Zhahir Yang Menampakkan Kebesaran-Nya) segenap manusia menerima pengajaran dari Allah melalui pemimpin yang adil;
17. ‘Ain, (Al-‘Alim Maha Tahu) melepas perkembangan alam yang secara horizontal, manusia kemudian wajib mencari cahaya nurullah;
18. Ghain, (Ghiyats Al-Mustaghitsin Penolong Bagi Yang Memohon Pertolongan) tingkat manusia mencari Allah (makrifatullah);
19. Fa, (Yang Menumbuhkan Tumbuhan) Ridha manusia kepada sesama manusia;
20. Qaf, (Maha Kuasa Atas Makhluk-Nya) hubungan antar sesama manusia;
21. Kaf, (Al-Kafi Yang Maha Memberi Kecukupan) alam ini berdiri karena Allah, manusia sebagai pentadbir;
22. Lam, (AL-Lathif Maha Lembut atau Halus) yaitu alam yang berdiri atas ketentuan Allah;
23. Mim, (Al-Malik Maha Merajai) Rasulullah kekasih Allah;
24. Nun, (Nur Cahaya Nur Illahi) Manusia yang berada pada tingkatan rahmatan lil alamin;
25. Wau, (Al-Wahid Yang Maha Esa) ampunan Allah kepada manusia;
26. Ha, (Al-Hadi Maha Pemberi Petunjuk) kesempurnaan manusia sebagai sibghah Allah;
27. Lam Alif, (Lam Tasydid dalam lafadz Allah untuk penekanan Ke-ESA-an Allah) dalam sesuai dengan perbuatan Allah, segala apa yang berlaku ini adalah dari ciptaan Allah dan wajib mematuhi segala peraturan Allah;
28. Hamzah, manusia yang menyandang chalifah Allah, dan
29. Ya, (Yadullahbasithun Lil Khalqi, Tangan Allah terbuka bagi makhluk), kekuasaan-Nya meliputi semua tempat dan sempurna alam ini dengan adanya hamzah.

Letak Huruf Hijaiyah Pada Tubuh Manusia

1. Alif pada hidung;
2. Ba pada mata;
3. Ta pada rongga atau lubang tempat mata;
4. Tsa pada bahu kanan;
5. Jim pada bahu kiri;
6. Ha pada tangan kanan;
7. Kha pada tangan kiri;
8. Dal pada telapak tangan kanan dan kiri;
9. Dzal pada kepala dan rambut;
10. Ra pada rusuk kanan;
11. Zai pada rusuk kiri;
12. Sin pada dada kanan;
13. Syin pada dada kiri;
14. Shad pada pantat bagian kanan;
15. Dhad pada pantat bagian kiri;
16. Tha pada hati;
17. Zha pada gigi;
18. ‘Ain pada paha sebelah kanan;
19. Ghain pada paha sebelah kiri;
20. Fa pada betis sebelah kanan;
21. Qaf pad betis sebelah kiri;
22. Kaf pada seluruh kulit;
23. Lam pada seluruh daging;
24. Mim pada otak;
25. Nun pada nur atau cahaya jasmani;
26. Wau pada telapak kaki kanan dan kiri;
27. H pada sumsum tulang belulang;
28. Lam Alif pada jasmani keseluruhan;
29. Hamzah memenuhi segala jasmani luar dalam, dan
30. Yaa pada mulut manusia.

Shalawat Huruf Hijaiyah

Kumpulan shalawat amalan huruf hijaiyah adalah :

1. Illaahi bihormati alifi awwali muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
2. Illaahi bihormati Ba’i barkati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
3. Illaahi bihormati Ta’i tawakkuli muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
4. Illaahi bihormati Tsa’i muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
5. Illaahi bihormati Jimmi jam'ati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
6. Illaahi bihormati Ha’i habibi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
7. Illaahi bihormati Kha’i khallaqi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
8. Illaahi bihormati Dali dalili muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
9. Illaahi bihormati Dzali dzikri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
10. Illaahi bihormati Ra’i rahmati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
11. Ilaahi bihormati Za’i zamzami muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
12. Iilaahi bihormati Sini salamati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
13. Illaahi bihormati Syini syukri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
14. Ilaahi bihormati Sha’i shidqi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
15. Illaahi bihormati Dha’i dhiya-i muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
16. Illaahi bihormati Tha’i tha'ati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
17. Illaahi bihormati Zha’i zhahiri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
18. Illaahi bihormati ‘aini ‘alimi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
19. Illaahi bihormati Ga’i ghina’i muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
20. Illaahi bihormati Fa’i faqiri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
21. Illaahi bihormati Qafi qadiri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
22. Illaahi bihormati Kafi karamati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
23. Illaahi bihormati Lami lillahi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
24. Illaahi bihormati Mimi mulimi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
25. Illaahi bihormati Nuni nuri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
26. Illaahi bihormati Wawi wahidi muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
27. Ilaahi bihormati Ha’i hidayati muhammadin shallallahu’alaihiwassallam;
28. Illaahi bihormati Lami liqa-i muhammadin shallallahu’alaihiwassallam, dan
29. Illaahi bihormati Ya,i yasiri muhammadin shallallahu’alaihiwassallam.
Washallallahu'ala khairi khalqihi muhammad wa aalihi washahbihi wasallam'alaa dzalika Aamiin…Yaa…Eabbal’alamiiin.

Do'a Pembuka Huruf Hijaiyah Pada Diri

Bismillahirrahmaanirrahiim…
Ayyuharruhani almuwakkali biharfil …. (isi dengan huruf hijaiyah yang di inginkan) saaltuka billadzi kholaqoka fa sawwaka fa ’adalaka fi ayyi surotin ma sya a roka baka ayyuhas sayyidul kamilul mugtarofu min bihari ma’adini jawahiril asrori wa yunabi’u malakutu jabarutil anwari illa ma ajabtani wa rofa’tal hijaba bayni wa baynaka hatta andzuroka bi bashori wa anta tukhotibuni wa sakhir li a’wanaka …. (isi dengan nama para malaikat penjaga huruf/khadam dan pembantunya).
Berikut nama-nama Malaikat Penjaga Huruf Hijaiyah beserta pembantunya :

1. Aliif, Malaikat Huruf Hathmahtholqiyaail.
Pembantunya : Hadhayunin, Syalhamidin, Thomkholashin dan Bukhlayshin.
2. Ba, Malaikat Huruf Jaromhayail.
Pembantunya : Kasyamsyakhin, Haylakhin dan Mahalsyathin.
3. Jim, Malaikat Huruf Tholaqtoyail wa Tholqiyail.
Pembantunya : Hadmakhhalasykhokhin.
4. Dal, Malaikat Huruf : Sakamhayail.
Pembantunya : Haltofin, Mahlalkhin, Syawidin dan Syasyaltotin.
5. Ha, Malaikat Huruf Afroyail.
Pembantunya : Dzabhatin, Hamkikin dan Hasytoyto’in.
6. Wau, Malaikat Huruf Tunayail.
Pembantunya : Mahdaduhin, Syaltamukhin dan Barokin.
7. Zai, Malaikat Huruf ‘Almasyyail.
Pembantunya : Ma’adrosyin, Hatotimin dan Mahatin.
8. Ha, Malaikat Huruf Tofyail.
Pembantunya : Dahlikh dan Kamsyalaatokhin.
9. Tho, Malaikat Huruf Astoyail.
Pembantunya : Syamhatin, Malsyakhin, Malkhosyin dan Tomahin.
10. Ya, Malaikat Huruf Hardaqil.

Pembantunya adalah Damgigin, Halhafin dan Syawiyadkhin.
Pemahaman lebih lanjut silakan berguru pada ahlinya yang ada di wilayah masing-masing.

Posting Komentar untuk "Kajian Huruf Hijaiyah"