Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Allah Swt berfirman : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat." (Q.S. Al-Mujadalah : 11). Rasulullah Saw bersabda : "Barang siapa yang menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmu, barang siapa yang ingin selamat dan berbahagia di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmu dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Posisi Imam Bagi Anak Kecil Dan Seorang Dewasa

Jika seseorang menjadi imam pada dua anak kecil atau lebih, apakah mereka di tempatkan di belakangnya atau di samping kanannya? Apakah usia baligh merupakan syarat untuk menempatkan seorang anak dalam barisan?

Yang benar adalah menempatkan mereka di belakang sebagaimana orang mukallaf jika usianya telah mencapai tujuh tahun atau lebih, begitu juga di tempatkan di belakang jika mereka terdiri dari seorang anak kecil dan seorang mukallaf, karena Rasulullah Saw tatkala mengunjungi kakek Anas, beliau shalat bersama Anas dan seorang anak yatim dan menempatkan mereka di belakang, begitu juga halnya tatkala shalat bersamanya Jabir dan Jabbar dari kalangan Anshar, dia menempatkan mereka di belakang.

Adapun jika makmumnya cuma seorang, maka di tempatkan di sisi kanannya, baik orang dewasa maupun anak kecil, karena Rasulullah Saw tatkala Ibnu Abbas ikut shalat malam bersamanya dan berada di sisi kirinya, maka beliau memutarnya hingga berada di sisi kanannya.

Begitu juga halnya Anas shalat bersama Nabi Saw dalam sebagian shalat sunat dan di tempatkannya di sisi kanannya, sedangkan wanita seorang atau lebih, maka tempatnya di belakang laki-laki dan tidak boleh sebaris dengan imam juga dengan laki-laki, karena Rasulullah Saw tatkala shalat bersama Anas dan seorang yatim menempatkan Ummu Sulaim di belakang mereka, padahal dia ibunya Anas.

Posting Komentar untuk "Posisi Imam Bagi Anak Kecil Dan Seorang Dewasa"